Festival Kaligarang Meriahkan Puncak Peringatan HAD XXI 2013

hari air 2013

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menyelenggarakan Kaligarang Festival dalam rangka “Puncak Peringatan Hari Air Dunia XXI Tingkat Nasional Tahun 2013”, sebagai wujud tema Hari Air Dunia 2013 yaitu International Year of Water Cooperation (Kerjasama di Sumber Daya Air) di Kanal Banjir Barat, Semarang, Jawa Tengah (6/5).

Festival tersebut merupakan pesta rakyat yang bertujuan memberikan apresiasi terhadap masyarakat atas kepeduliannya terhadap kelestarian air dan lingkungan dengan melibatkan para stakeholders dan masyarakat untuk bekerja sama mengelola Sumber Daya Air (SDA), khususnya di kawasan Sungai Kaligarang. Hal ini dilaksanakan mengingat Sungai Kanal Banjir Barat akan menjadi ikon unggulan serta kebanggaan yang menjadi frontliner wisata di kota Semarang, yang mengusung konsep modern.

“Permasalahan air yang sedang dialami dunia telah mendorong dan meningkatkan kesadaraan dan kepedulian perlunya upaya bersama. Pengelolaan sumber daya air seperti cara lama yang dilakukan sendiri-sendiri tidak lagi efektif memecahkan masalah.  Diperlukan pendekatan non struktur berupa pengaturan dan public awareness campaign,” tutur Menteri PU Djoko Kirmanto dalam sambutannya.

Kali Garang/Kanal Banjir Barat dikelola oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana. Sepanjang kurang lebih 9 km telah direstorasi sehingga kualitas lingkungannya kini dapat dijadikan objek wisata baru, dan dipromosikan sebagai contoh pengelolaan lingkungan sungai yang baik. Gerakan restorasi sungai yang berkelanjutan membentuk komunitas masyarakat peduli sungai guna mengembalikan kondisi dan fungsi sungai itu sendiri.

Dalam kesempatan itu turut dilakukan penanaman bibit pohon dan peresmian infrastruktur SDA di Jawa Tengah yang ditandai dengan penandatanganan Prasasti oleh Menteri PU dan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo.

Infrastruktur yang diresmikan antara lain rehabilitasi Bendung Simongan di Semarang, pembangunan Bendung Lanang di Kabupaten Grobogan oleh BBWS Pemali – Juana, pembangunan Bendung Cijalu dan Rehab Bendung Cileumah di Kabupaten Cilacap oleh BBWS Citanduy, serta pembangunan Bendung Slinga, Desa Slinga, Kecamatan Kali Gindang Kabupaten Purbalingga oleh BBWS Serayu – Opak.

Festival diisi dengan berbagai macam acara seperti Pemberian Hadiah Lomba HAD, Penghargaan dan bantuan-bantuan, selanjutnya Menteri PU melakukan penekanan tombol sirene didampingi Gubernur Jawa Tengah sebagai tanda dimulainya atraksi konfigurasi tulisan peduli air oleh Mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro Semarang.

“Ini merupakan implementasi dari pekerjaan kami, dengan adanya kanal banjir barat yang berfungsi baik termasuk untuk pertanian, kini panen padi di Jawa Tengah meningkat,” ucap Bibit.

Pemprov Jawa Tengah juga menerima hadiah dari Kementerian PU yaitu  1 unit escavator karena memenangkan PKPD Bidang Pekerjaan Umum Sub Bidang Sumber Daya Air.

Share This Post

Recent Articles