Bidang

STRUKTUR ORGANISASI Profil

Dasar Hukum

Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12/PRT/M/2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Wilayah Sungai. Dasar hukum pelaksanaan tugas BBWS Pemali Juana diatur dalam Permen PUPR No. 20/PRT/M/2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Visi BBWS Pemali Juana

Terwujudnya kemanfaatan sumber daya air di Wilayah Sungai Pemali Comal dan Jratunseluna yang berkelanjutan untuk sebesar-besar kesejahteraan rakyat.

Misi BBWS Pemali Juana

1. Mengkonservasi sumber daya air secara berkelanjutan.

2. Mendayagunakan sumber daya air secara adil serta memenuhi persyaratan kualitas dan kuantitas untuk berbagai kebutuhan masyarakat.

3.Mengendalikan daya rusak air.

4. Memberdayakan dan meningkatkan peran masyarakat dan pemerintah dalam pengelolaan sumber daya air.

5. Meningkatkan keterbukaan serta ketersediaan data dan informasi dalam pengelolaan sumber daya air.

Tugas Pokok Balai

Melaksanakan pengelolaan sumber daya air di wilayah sungai yang meliputi perencanaan, pelaksanaan konstruksi, operasi dan pemeliharaan dalam rangka konservasi dan pendayagunaan sumber daya air dan pengendalian daya rusak air pada sungai, pantai, bendungan, danau, situ, embung, dan tampungan air lainnya, irigasi, rawa, tambak, air tanah, dan air baku serta pengelolaan drainase utama perkotaan.

Fungsi Balai

a.Penyusunan pola dan rencana pengelolaan sumber daya air pada wilayah sungai;

b.Penyusunan program pengelolaan sumber daya air dan rencana kegiatan pengelolaan sumber daya air pada wilayah sungai;

c.Pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan /penerapan pola pengelolaan sumber daya air dan rencana pengelolaan sumber daya air;

d.Penyusunan studi kelayakan dan perencanaan teknis/desain/pengembangan sumber daya air;

e.Pelaksanaan pengadaan barang dan jasa serta penetapan pemenang selaku unit layanan pengadaan (ulp);

f.Penyelenggaraan sistem manajemen mutu dan system manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3);

g.Pengelolaan sumber daya air yang meliputi konservasi dan pendayagunaan sumber daya air serta pengendalian daya rusak air pada wilayah sungai;

h.Pengelolaan drainase utama perkotaan;

i.Pengelolaan sistem hidrologi;

j.Pengelolaan sistem informasi sumber daya air;

k.Pelaksanaan operasi dan pemeliharaan sumber daya air pada wilayah sungai;

l.Pelaksanaan bimbingan teknis pengelolaan sumber daya air yang menjadi kewenangan provinsi dan kabupaten/kota;

m.Pelaksanaan bimbingan teknis pengelolaan sumber daya air yang menjadi kewenangan provinsi dan kabupaten/kota;

n.penyusunan dan penyiapan rekomendasi teknis dalam pemberian izin penggunaan sumber daya air dan izin pengusahaan sumber daya air pada wilayah sungai;

o.Fasilitasi kegiatan tim koordinasi pengelolaan sumber daya air pada wilayah sungai;

p.Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya air;

q.Pelaksanaan penyusunan laporan akuntansi keuangan dan akuntansi barang milik negara selaku unit akuntansi wilayah;

r.Pelaksanaan pemungutan, penerimaan dan penggunaan biaya jasa pengelolaan sumber daya air (bjpsda) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

s.Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga balai serta komunikasi public;Penyusunan perjanjian kinerja dan laporan kinerja Balai; dan.

t.Menyelenggarakan pemantauan dan pengawasan penggunaan sumber daya air dan penyidikan tindak pidana bidang sumber daya air.

Peran

Balai Besar Wilayah Sungai Pemali – Juana adalah unit pelaksana teknis di bidang konservasi sumber daya air, pengembangan sumber daya air, pendayagunaan sumber daya air dan pengendali daya rusak air pada wilayah sungai yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Sumber Daya Air.